Selamat datang di Web Resmi SMK Negeri 2 Wonogiri Facebook Resmi : Skanda Giri Skanda

 

Alhamdulillah setelah sekian lama menanti akhirnya SMK Negeri 2 Wonogiri juarai Mechanic’s Skill Competition 2018 di Surabaya, dan dilaksanakan pada 10-11 Februari 2018 dengan hasil menjadi juara ke 3.

Juara 3 Nasional

Acara yang terselenggara di kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di gedung Robotic ITS – Surabaya, Surabaya ini mengusung tema Innovation for Better.

Tim Lomba MSC 2018 SMK Negeri 2 Wonogiri

Tujuannya mencetak generasi muda yang berinisiatif sehingga mampu memberikan inovasi-inovasi dimasa yang akan datang.

Pada lomba ini di ikuti oleh 20 siswa dari beberapa SMK di Indonesia telah hadir menjadi finalis acara  Mechanic’s Skill Competition 2018 . Dimana sebelumnya sudah ada tahap seleksi yang cukup ketat dan juga sangat teliti dari beberapa ratus peserta dari berbagai SMK di Indonesia. Karena ini  adalah acara yang bersifat Nasional, wajar saja jika beberapa perwakilan SMK favorit di Indonesia berbondong-bondong untuk hadir dalam acara ini.

 

Tim Pramuka dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Wonogiri, pantas dibanggakan. Sebab dalam Lomba kegiatan Kompetisi Penegak se Binwil Surakarta ( Kompbi ) tahun 2018 di Universitas Slamet Riyadi Surakarta, mampu membawa pulang 12 piala.

Borong 12 Piala Kejuaraan Pramuka

Dalam kegiatan lomba tersebut Tim Pramuka SMK Negeri 2 Wonogiri menurunkan peserta putra sejumlah 10 dan peserta putri 10 serta pembimbing sebanyak 8 bapak ibu guru.

Penyerahan Piala Bergilir dari Panitia ke Tim SMK Negeri 2 Wonogiri

Setelah perlombaan selesai, Alhamdulillah  tim SMK Negeri 2 Wonogiri memboyong piala  juara 1 lomba hasta karya putra,  juara 2 lomba pionering putra,  juara 1 lomba ketahanan pangan putra,  juara 2 lomba pionering putri,  juara 3 lomba ketahanan pangan putri,  juara 2 lomba pertolongan pertama putri,  juara 3 lomba PBB putri,  juara 1 lomba drama dan tari,  juara umum kontingen putra,  juara umum kontingen putri,  piala bergilir rektor universitas Slamet Riyadi Surakarta  Kompbi 2018 dan  piala bergilir Walikota Surakarta Kompbi 2018 yang berjumlah total 12 PIALA.

Penyerahan Piala Dari Tim Lomba kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonogiri Bp. Drs Suwandi, MM
                                           Tim Tari SKANDA

Tim tari SMK Negeri 2 Wonogiri yang terdiri dari 5 orang yaitu Raymondus Tri Utomo Parkesit, Jony Handika Soraya, Catur Tri Pamungkas, Dony Yanwar, Francisco Aldo Syahrony dibawah bimbingan Bapak Loediro Pantjaka dan Bapak Singgih dengan mengangkat sebuah kisah Cerita perjuangan Raden Mas Said mengusir penjajah Belanda menjadi sebuah gerakan tari, dengan Judul " JURIT PINILIH" berhasil memenangkan perlombaan FLS2N Tingkat Provinsi dengan hasil menjadi Juara 2.

Prestasi ini dimulai dari pelatihan yang mereka lakukan selama kurang lebih 1 bulan siang maupun malam, hingga menghasilkan suatu gerakan tari yang gagah dan sangat bagus dipadukan dengan gamelan.

Latihan mereka lakukan bahkan hingga larut malam, disaat teman-teman yang lain bisa santai-santai mereka sibuk dengan latihannya, sebelum keberangkatannya mereka mempersiapkan berbagai perlengkapan yang dibuat sendiri mulai dari pedang, irah-irahan, yang dibimbing oleh Bapak Loediro Pantjaka.

Tepatnya tanggal 14 Agustus 2017 mereka berangkat menuju semarang untuk mengikuti kegiatan lomba FLS2N Tingkat Provinsi selama 3 hari. Dengan modal  latihan yang mereka lakukan akhirnya mereka mendapatkan juara 2 dengan perolehan hadiah sebesar 7,5 juta rupiah dan akan mewakili Jawa tengah menuju ke tingkat Nasional untuk bidang sekolah non seni.

                                          Juara 1 FLS2N Nasional Non Seni

Setelah mendapatkan juara 2 lomba FLS2N tingkat Provinsi Tim Tari SMK Negeri 2 Wonogiri disela-sela perjalanan mereka menuju ke tingkat nasional mereka mendapat undangan untuk ikut serta dalam lomba tari tingkat kabupaten dikodim Wonogiri dalam rangka HUT TNI Ke-72   pada tanggal 26 Agustus 2017.

Pada lomba di kodim Tim Tari SKANDA mendapatkan juara 1 dan mendapatkan hadiah sebesar 1,5 juta rupiah, kemudian akan maju ke tingkat karisidenan di Korem Solo pada tanggal 1 September 2017. Di tingkat korem mereka pun juga mendapatkan juara 1 dengan hadiah sebesar 2,5 juta rupiah selanjutnya ke tingkat Provinsi di Kodam Semarang pada tanggal 15 September 2017 dan mendapatkan juara 1 juga dengan total hadiah sebesar 5 juta rupiah.

Dengan begitu banyak kegiatan lomba yang telah mereka lakukan akhirnya mereka bersiap-siap untuk berangkat menuju lomba FLS2N tingkat Nasional, tepat pada tanggal 24 September 2017 mereka berangkat ke Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) untuk ikut serta dalam kegiatan lomba FLS2N tingkat nasional yang mewakili Jawa Tengah bidang sekolah non seni selama 7 hari yang diantarkan langsung oleh Bapak Kepala Sekolah yaitu Drs. Suwandi, MM, Bapak Sapar, S.Pd selaku Waka Kesiswaan dan juga Bapak Loediro Pantjaka serta Bapak Singgih selaku pelatih mereka.

Seperti yang diharap-harapkan mereka meraih juara 1 untuk bidang sekolah non seni dengan perolehan hadiah sebesar 35 juta rupiah mereka juga mendapatkan penawaran untuk melanjutkan sekolah di ISI (Institut  Seni Indonesia ) Se Indonesia. Mereka kemudian pulang dengan rasa bangga karena telah membawa nama baik SMK Negeri 2 Wonogiri.

                                                 Tim Teather SKANDA

Untuk kali pertama team teater SKND melaju ke tahap perlombaan tingkat provinsi yang berdaya saing bergengsi dan kulalitas tinggi. Semua yang mengikuti lomba ini sudah memiliki pengalaman yang cukup banyak dibanding dengan kami. 

Dan rata-rata mereka adalah seniman besar yang seharus nya tidak disandingkan denga kita meski pun demikian lantas kita tidak berkecil hati kami tetap semangat dan terus bulat kan tekat untuk menjadi pemenang. 

Dalam perlombaan ini terdapat beberapa kategori perlomban. Teater ini dibawah naungan Bpk Endri yang sekaligus menjadi produser dalam pengarapan teater ini. Setiap hari kami berlatih dan terus berlatih demi keberhasilan yang kita dambakan dan inginkan demi mengharum kan nama besar SMK N 2 WONOGIRI tercinta. 

Kami berjuang dengan sekuat tenaga mengeluarkan semua keahlian totalitas dalam setiap tampilan. Disana kami juga banyak belajar dari kontingan lain yang tampil denga gaya dan cerita yang menarik dan khas dari setiap tampilan. Semua terlihat apik dan menarik, cerita yang diangkat dikemas dengan baik sehingga menampilkan sebuah pertunjukan yang memikat setiap mata yang memandang dan menyaksikanya. 

Tak jarang para penonton pun larut kedalam cerita sehingga mereka terlihat menikmati dan ikut merasakan setiap adegan cerita yang dibawakan. Karena tempat yang digunakan  untuk perlombaan ini didekat objek wisata candi borobudur maka tak heran jika penonton tidak hanya warga lokal namun juga warga luar yaitu para turis. 

Mereka ikut menyaksikan perlombaan yang sekaligus menjadi pertunjukan pada malam itu. Walaupun bahasa yang digunakan pada setiap penampilan mengunakan bahasa indonesia mereka pun masih terlihat menikmatinya dan memahaminya dan mengerti. Disana kita dimanjakan dengan keindahan pemandang disekitar vila tempat kita menginap dan menjadi tempat dimana perlombaan digelar.

Kami berangkat dari sekolahan pada kamis pagi dan menginap 1 hari 1 malam disana. Satu persatu peserta tampil didepan hingga pada saat nya giliran kami untuk menampilkan karya kami. Perasaan grogi, nerfes tercampur aduk menjadi satu.Cerita yang kami bawakan adalah latar belakang pembangunan waduk serba guna  alias waduk gajah mungkur. Cerita ini banyak melibatkan orang didalam nya seperti bapak/ibu guru karyawan,alumni dan pastinya siswa siswi SKANDA. Tokoh yang berperan:. Pak Eko, Bu Botet Triyanti, Mas Gilang ,Mas Heru , Mbak Dian, Bu Dwi Hastuti ,Titis Bella Setya Asih, Devida Corneliya Ningtyas, Aldi Rus Ristanto, Nur Ali Muhfid Dian Pamaungkas’

 

Cerita ini diwarnai dengan unsur komedi yang membuat penonton terbahak-bahak ketika melihatnya. Pada saat kami tampil terlihat penonton menikmati dan terbawa kedalam cerita yang kami bawakan. Cerita ini banyak mengandung nilai luhur yang patut dijadikan pelajaran hidup seperti pentingnya sebuah musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan hingga kekeluargaan yang sangat harmonis didalam suatu keluarga, meski dalam kesempatan ini kami tidak menjadi juara pertama namun kami tetap bangga dengan apa yang telah kita capai, kami menyadari bahwa sebuah mimpi yang besar harus lah dipersiapkan dengan matang dan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mempersiapkannya.

Kesalahan kami adalah kurang begitu mempersiapkan diri dalam menghadapi pelombaan ini namun dengan demikian kami tidak lantas berkecil hati,dengan persiapan yang apa adanya dan latihan yang begitu singkatnya kami sudah masuk 3 besar apalagi jika kita mempersiapkan dengan matang pastilah kita akan menjadi sang juara. Biarlah semua ini menjadi pelajaran bagi kita semuan sebagai pelajaran dalam mengharumkan nama besar SMK Negeri 2 Wonogiri tercinta.