Selamat datang di Web Resmi SMK Negeri 2 Wonogiri Facebook Resmi : Skanda Giri Skanda

 

         Wonogiri. Bertempat di aula baru gedung rujukan SMK Negeri 2 Wonogiri kepala cabang dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa tengah Drs. Sunarno, M.Pd berkenan untuk membuka kegiatan Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri Tahun Pelajaran 2021/2022. Kegiatan tersebut di laksanakan pada hari kamis 21 Nopember 2021 yang di hadiri juga oleh Bapak dan Ibu Pengawas Pembina cabang dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa tengah.

Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI memberikan sambutan dalam pembukaan Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri

         Pada pembukaan tersebut hadir pula dari pihak DUDI ( Dunia Indrustri ) seperti dari PT Astra Internasional Solo Baru, PT Griya Estitika, PT King Manufacture, CV. Mataram Raya dan dari Young Motor Wonogiri. Dalam kegiatan tersebut DUDI tersebut bertindak sebagai Verifikator  Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri Tahun Pelajaran 2021/2022.

Peserta Pembukaan Uji Sertifikasi LSP P1 sedang mendengarkan sambutan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI

        Dalam sambutannya, Bapak Drs. Sunarno, M.Pd memberikan nasehat kepada peserta Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri Tahun Pelajaran 2021/2022 untuk tetap bersemangat mengikuti kegiatan walaupun mereka sudah lama tidak masuk sekolah, beliau juga memberikan wejangan bahwa jika mau jadi orang sukses maka harus mau untuk bersusah-susah terlebih dahulu.

       Di dalam kegiatan pembukaan tersebut Ibu Plt Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonogiri Ibu Gunarsi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri Tahun Pelajaran 2021/2022 mendapatkan bantuan dana dari Dirjen Vokasi Tahun Anggaran 2021 sebanyak 400 asesi/siswa sedangkan jumlah peserta untuk kegiatan ini total 627 asesi/siswa sehingga untuk kekurangan dana akan di ambilkan dari sumber dana BOS/BOP.

Perwakilan dari DUDI juga hadir untuk menjadi Verifikator

      Setelah di bukanya kegiatan Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri Tahun Pelajaran 2021/2022 maka untuk pelaksanaan kegiatan Ujian di jadwalkan mulai bulan Oktober sampai dengan bulan Desember awal. Untuk Uji Sertifikasi LSP P1 SMK Negeri 2 Wonogiri sendiri bertujuan  untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang di tempuh selama masa pembelajaran di SMK.

 

         Wonogiri, pada hari kamis tanggal 14 Oktober bertempat di Aula Baru SMK Negeri 2 Wonogiri seluruh Guru dan Karyawan hadir dalam rangka sosialisasi adaptasi kebiasan baru  bagi warga sekolah jenjang SMA/SMK di wilayah kabupaten Wonogiri yang di adakan oleh dinas kesehatan kabupaten Wonogiri.

Nara Sumber dan Ibu Plt Kepala Sekolah menghadiri Sosialisasi di Aula Baru SMK Negeri 2 Wonogiri

         Kegiatan ini juga di hadiri oleh Ibu Plt Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wonogiri, Ibu Gunarsi, S.Pd, M.Pd. Ibu Plt Kepala Sekolah dalam sambutanya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini di adakan bersamaan untuk persiapan untuk Kegiatan PTM terbatas yang akan di laksanakan mulai tanggal 18 Oktober 2021.

Guru dan Karyawan SMK Negeri 2 Wonogiri sedang mendengarkan penjelasan nara sumber

         Di dalam sosialisasi ini nara sumber dari dinas kesehatan kabupaten Wonogiri menjelaskan bahwa wabah covid-19 di Wonogiri sudah menurun namun di harapkan pada stake holder yang ada di SMK Negeri 2 Wonogiri tidak kendor dalam hal protokol kesehatan. Terutama 3 M, yaitu pakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak menghindari kerumunan. Beliau juga menyatakan bahwa di SMK Negeri 2 Wonogiri untuk fasiltas 3 M nya sudah mencukupi seperti jumlah tempat mencuci tangan dan luasnya lahan yang dapat mencegah kerumunan.

Nara Sumber sedang menerangkan tentang adaptasi kebiasaan baru

         Nara sumber juga menerangkan betapa pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam menangkal penyebaran virus covid-19. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup terutama untuk menghindari merokok. 

 

          Wonogiri, 12 Oktober 2021. Hari ini selasa 12 Oktober 2021 adalah hari terakhir di laksanakanya kegiatan vaksinasi ke 2 bagi seluruh siswa SMK Negeri 2 Wonogiri di mana jadwal pesertanya adalah seluruh siswa kelas X. Sedangkan untuk kelas XII dan XIII di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 Oktober 2021. Untuk kelas XI di vaksin pada hari Senin tanggal 11 Oktober 2021, sehingga total kegiatan vaksinasi ke 2 untuk semua siswa SMK Negeri 2 Wonogiri selama tiga hari.

vak2
Siswa SMK Negeri 2 Wonogiri sedang di vaksin ke 2

         Kegiatan vaksinasi ke 2 untuk semua siswa SMK Negeri 2 Wonogiri di mulai pada pukul 07.30 dan selesai pada pukul 15.30 WIB bertempat di aula baru atau aula rujukan. Kegiatan ini di sengaja di selengarakan selama 3 hari dan terjadwal pertingkat dengan tujuan untuk mengurangi kerumunan sehingga prokes tetap bisa di terapkan.

Siswa SMK Negeri 2 Wonogiri masuk ruang vaksin

          Sebelum kegiatan ini di laksanakan para siswa di kumpulkan terlebih dahulu di halaman sekolahan untuk di berikan informasi dari sekolah, kemudian secara bertahap perkelas akan di silahkan masuk ke dalam ruang vaksin, di sana sudah di sediakan untuk kursi menunggu antrian yang berjarak sekitar 1 meter antar dua kursi, sebelum masuk ruangan siswa di ukur suhu tubuhnya oleh petugas dan di beri semprotan hand sanitizer dengan harapan agar penyebaran virus covid-19 bisa di hentikan.

Siswa SMK Negeri 2 Wonogiri sedang di suntik vaksin yang ke 2

          Sedangkan untuk penyuntikan vaksin sendiri SMK Negeri 2 Wonogiri bekerjasama dengan rumah sakit Medika Mulya Wonogiri. Untuk tahapan pemberian vaksin, setelah nama siswa di panggil maka siswa tersebut maju untuk di screening berupa pengukuran tekanan darah dan pertanyaan sekitar penyakit komorbid dan yang lainnya sesuai dengan SOP vaksinansi covid-19 lalu siswa akan masuk ke bilik penyuntikan, setelah selesai maka siswa akan di berikan surat keterangan vaksine yang ke 2.

 

         Wonogiri, Sebanyak 19 guru dan karyawan SMK Negeri 2 Wonogiri pada hari Rabu tanggal 13 Oktober 2021 melaksanakan kunjungan dan seminar di SMK Katolik Santo Mikael dan Poloteknik ATMI Surakarta. Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Teaching Factory (Tefa) oleh Jurusan Mekatronika.

Sambutan oleh ketua Rombongan Kunjungan Bapak Drs. Slamet, M.Si

         Teaching factory ( Tefa) adalah model pembelajaran berbasis produk (barang/jasa) melalui sinergi sekolah dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri. Model pembelajaran tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselarasan proses pengantaran pengembangan keterampilan (skills), pengetahuan (knowledge) dan sikap (attitude) melalui penyelarasan tematik pada mata pelajaran normatif, adaptif dan produktif. Pada kunjungan ini rombongan dari SMk Negeri 2 Wonogiri melakukan studi banding tentang produk dan sistem tata kelola Tefa yang ada di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta.

Tes GNOSE yang di lakukan saat kunjungan di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta

        Rombongan berangkat bersama-sama dalam satu kendaraan minibus pada pagi hari hingga sampai di tempat tujuan pada pukul 09.15 WIB lansung melakukan tes GNOSE untuk memastikan semua rombongan bebas dari virus covid-19. Peserta kunjungan setelah tes GNOSE selesai langsung menuju tempat kegiatan seminar yaitu di aula SMK Katolik Santo Mikael Surakarta. Setelah acara seremony kunjungan di lanjutkan dengan kegiatan keliling melihat lingkungan dan bengkel di SMK Katolik Santo Mikael dan Politeknik ATMI Surakarta, rombongan di bagi 2 kelompok untuk mencegah kerumunan.


Kegiatan saat di aula SMK Katolik SAnto Mikael Surakarta

    Dari kegiatan keliling tersebut dapat di ketahui bahwa produk-produk yang di hasilkan oleh SMK Katolik Santo Mikael jenisnya tidak hanya berupa barang namun lebih di titik beratkan pada jasa, contoh adalah produk jasa menggambar. Sedangkan produk berupa barang contohnya adalah, kursi stanlis busa, ragum, spare part berupa ring logam, printer 3D, dan juga pegangan rem depan pada sepeda motor. Selain berkeliling ke SMK Katolik Santo Mikael dan Politeknik ATMI rombongan juga berkeliling ke gedung PT ATMI, PT ADE ATMI dan bizdet ATMI.

Nara Sumber Sedang mengupas tentang TEFA di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta

       Setelah kegiatan keliling untuk melihat keadaan dan kegiatan yang di lakukan oleh siswa di SMK Katolik Santo Mikael saat pembelajaran maka kegiatan di lanjutkan dengan seminar dengan nara sumber bapak Fendy Wijawanto salah satu pengajar di SMK Katolik Santo Mikael dengan materi Manajemen Tata KelolaTeaching Factory dan Busines Plan. Beliau mengupas tuntas tentang bagaimana SMK Katolik Santo Mikael berkolaborasi dengan dunia industri untuk meningkatkan kompetensi siswanya sehingga setelah lulus sekolah mereka dapat mudah mendapatkan pekerjaan.

 

       Wonogiri, 6 Oktober 2021. Walaupun pembelajaran menggunakan metode jarak jauh ( PJJ ) namun tidak membuat para siswa SMK Negeri 2 Wonogiri tidak kreatif dan produktif. Ini di buktikan dengan banyaknya barang-barang produk siswa-siswi SMK Negeri 2 Wonogiri yang dikumpulan sebagai tugas mata pelajaran PKKWU ( Produk Kreatif Kewirausahaan ) Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. 

kwu
Produk dari siswa SMK Negeri 2 Wonogiri

         Produk-produk ini di buat untuk memenuhi tugas mata pelajaran PPKWU jurusan DPIB kelas XII. Produk tersebut di kumpulkan untuk dinilaikan, setelah mendapat nilai maka produk tersebut di tawarkan ke pada  warga sekolah seperti Bapak/Ibu guru dan Karyawan. Walaupun para siswa sudah memberikan harga,  namun harga tersebut masih bisa di nego.

Meja Kayu Jati Buatan siswa SMK Negeri 2 Wonogiri

          Seperti meja kecil yang di buat dari bahan kayu jati ini di jual dengan harga Rp 230.000 dan masih banyak barang-barang yang sebagian besar terbuat dari kayu. Ada rak untuk pot bunga, kursi kayu, kursi bambu, rak buku, meja kayu, almari kayu yang semuanya sudah di beri informasi harga dan nomer HP siswa yang membuat barang tersebut.

Rak Buku buatan siswa SMK Negeri 2 Wonogiri

          Dengan model pembelajaran seperti ini maka para siswa SMK Negeri 2 Wonogiri dapat belajar bagaimana membuat barang yang fungsional yang di butuhkan orang, mereka juga dapat belajar bagaimana menjual barang hasil produksinya sendiri.

Kumpulan Barang Kreatif Buatan Siswa Jurusan DPIB

       Produk-produk tersebut sementara di tempatkan di bengkel DPIB, bagi yang mengiginkan bisa menghubungi Guru Mata Pelajaran PKKWU Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Bapak Agus Surakim, SPd.